Rayakan Hari Raya Anda dengan Kukis dari Sasa Santan Kelapa

Hari raya, identik dengan yang namanya olahan bersantan seperti opor, rendang, ketupat dan masih banyak lagi. Identik juga dengan sejumlah perayaan terutama silaturahmi dan lain sebagainya. Ditambah keceriaan anak-anak dengan THR yang mereka dapat. Tapi, rasanya tidak sempurna lho kalau tidak ada yang namanya kukis.

Yup! Kue kering ini biasanya disajikan juga dalam suasana penuh sukacita ini. Anda pasti tahu dong berbagai macam olahan kukis seperti Bangkit, Semprit, Nastar dan lainnya? Tapi, kali ini saya mau mencoba membuat kukis dari santan, nih!

Tak perlu repot mengurus santannya, saya biasanya menggunakan Sasa Santan Kelapa sebagai pilihan dalam mengolah berbagai masakan bersantan. Bagi Anda yang baru mendengar produk ini. Kenalan dahulu deh. Sasa Santan Kelapa adalah santan cair kemasan dari Sasa yang tersedia dalam berbagai macam takaran dan sudah bisa didapatkan.

Jika Anda bertanya kenapa saya memilih santan instan ini, jawabannya tentu saja karena Santan Kelapa ini praktis. Saya tak perlu ke bolak-balik ke pasar hanya untuk membeli santan segar untuk menu olahan kukis saya. Saya tinggal merobek bungkusnya dan menuangkan ke dalam adonan kue.

Nah, kukis yang mau saya buat adalah Semprit. Kue yang terdiri dari terigu, gula, mentega, telur, santan dan beberapa pelengkap lainnya ini sering disajikan dalam suasana seperti ini. Pertama, saya menyangrai tepungnya terlebih dulu. Setelah itu campur dengan santan cair dan adon sampai tercampur rata.

Produk santan instan yang satu ini benar-benar praktis. Saya tak perlu memasak santan ini terlebih dulu sebelum membuat kue karena sebenarnya dia sudah matang dan tinggal pakai. Lagipula, santan instan ini juga serbaguna. Kadang saya membuat berbagai minuman untuk menu berbuka dengan santan ini juga.

Kembali lagi ke adonan yang sudah saya campur dengan mentega, gula dan telur, sekali lagi saya hanya perlu mengadonnya hingga kalis dan ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Coba saja bayangkan seberapa banyak waktu yang saya butuhkan jika harus menggunakan santan peras biasa? Pastinya akan sangat lama.

Apalagi, kadang saya juga mengerjakan pesanan kukis dari tetangga. Saya harus pintar-pintar membagi waktu agar kue-kue tersebut tersedia tepat waktu. Setelah selesai mengadon, saya tinggal mencetak dan membakarnya. Proses ini adalah yang terakhir.

Setelah matang, aroma khas kelapa langsung menguar ke seisi dapur. Bagaimana tidak, santan kelapa yang saya gunakan ini memiliki aroma yang sama seperti kelapa yang baru saja diparut. Masih segar dan gurih. Apalagi, rasanya juga tetap sama sehingga tidak mengubah cita rasa masakan saya juga Anda.

Kue-kue ini tahan beberapa minggu di dalam kemasan tertutup, ya! Memang tidak terlalu lama karena sebenarnya saya tidak menggunakan bahan pengawet apapun untuk kue-kue saya. Selain itu, bahan yang saya gunakan juga aman dari bahan tersebut. Seperti santan instan ini yang ternyata juga bebas dari bahan pengawet yang berbahaya.

Saya gak mau, ya, mempertaruhkan kesehatan keluarga dan konsumen saya hanya untuk untung sedikit. Lebih baik menggunakan yang alami dan bebas dari bahan berbahaya daripada nanti ada yang sakit terus mengeluh pada saya. Jika begitu, pasti saya yang kebagian repot.

Nah, tertarik, kan menggunakan Sasa Santan, Aslinya Santan sebagai bahan dalam membuat menu hari raya? Termasuk kukis? Selain sangat praktis, juga dapat menyehatkan dan tidak mengandung bahan pengawet. Enak pula!